pelayanan informasi obat

 


Mengenal Alexander Fleming penemu Penicillin

Posted on 04-02-2016 | Kategori: Tokoh Kesehatan



Mengenal Alexander Fleming penemu Penicillin

Nama Alexander Fleming mungkin tidak akan dikenal didunia kesehatan jika dia berhenti dalam melakukan penelitiannya akan Penicillin, anti biotik yang dapat mengobati berbagai jenis infeksi. Akan tetapi karena kerja kerasnya, Penicillin berhasil ditemukan dan penemuan Fleming tersebut menandai abad baru dalam dunia antibiotik modern. Fleming juga menemukan bahwa bakteri sendiri dapat mengembangkan resistansi dan daya tahan terhadap penisilin apabila penisilin yang digunakan sebagai antibiotik terlalu sedikit dan digunakan dalam jangka waktu yang pendek.

Alexander Fleming dilahirka tahun 1881 di Lochfield, Skotlandia. Dia adalah anak ketiga dari empat orang bersaudara dan mempunyai empat orang saudara tiri lagi. Pada awalnya Fleming bersekolah di Loudoun Moor School dan Darvel School, kemudian selama dua tahun dia bersekolah di Kilmarnock Academy. Setelah lulus, Fleming bekerja di kantor jasa pengiriman selama empat tahun. Kakak Fleming yang waktu itu adalah seorang dokter menyarankan agar adiknya mengikuti jejak karirnya, sehingga pada tahun 1901 Alexander Fleming kemudian mendaftarkan diri di Rumah Sakit St. Mary's, London. Dia kemudian mendapatkan kualifikasi khusus untuk bersekolah di tahun 1906 dengan pilihan menjadi ahli bedah.

Setelah selesai pendidikan dari sekolah kedokteran Rumah Sakit St. Mary di London, Fleming semakin menyukai dunia penelitian terutama dalam bidang imunitas. Hal ini juga berlanjut saat bertugas sebagai dokter tentara pada Perang Dunia ke-1, Fleming mempelajari ihwal infeksi pada luka dan dia menemukan bahwa banyak antiseptik merusak sel badan lebih daripada dia merusak kuman. Fleming menyadari bahwa yang yang diperlukan adalah sesuatu yang selain membunuh bakteri tetapi tidak merusak dan berbahaya buat sel tubuh manusia.

Setelah selesai menjalankan dinasnya sebagai dokter tentara, Fleming kembali ke rumah sakit St. Mary dan kembali melakukan penelitian. Pada Tahun 1922, Fleming menemukan sesuatu yang disebutnya lysozyme. Lysozyme adalah zat yang diproduksi oleh tubuh manusia, terdiri dari komponen yang terdiri baik lendir maupun titik cairan air mata yang tidak mengandung bahaya bagi sel tubuh manusia. Komponen itu akan melumpuhkan kuman tertentu, tetapi sayangnya tidak efektif pada kuman khusus yang berbahaya bagi manusia. Penemuan itu, betapapun menariknya, tidaklah punya makna yang besar.

Penemuan ini membuat Fleming semakin bersemangat melakukan penelitian dan pada tahun 1928 Fleming berhasil menemukan sesuatu yang menurutnya sangat berarti. Fleming membiakkan bakteri "staphylococcus" di laboratoriumnya dan dibiarkan terbuka begitu saja di udara dan menjadi kotor serta busuk. Fleming menemukan dalam pembiakan sekitar pembusukan itu, bakteri menjadi cair. Dengan cepat dia menyimpulkan bahwa pembusukan itu menghasilkan sesuatu substansi yang beracun terhadap bakteri "staphylococcus". Segera dia mampu menunjukkan bahwa substansi serupa berada pada pertumbuhan pelbagai jenis bakteri yang berbahaya. Substansi itu yang kemudian diberi nama penicilin sesudah kejadian pembusukan (penicillium notatum) bukanlah merupakan cairan baik bagi manusia maupun binatang.

Hasil penemuan Fleming ini disiarkan tahun 1929, akan tetapi hasil penemuan tersebut pada mulanya tidak banyak menarik perhatian. Meskipun Fleming telah menemukan bahwa penicilin punya arti penting buat pengobatan. Namun, karena keterbatasan Fleming tidak mampu mengembangkan penemuan penicilin, dan bahkan lebih dari sepuluh tahun lamanya penelitian tentang penicilin tidak dilanjutkan.

Pada tahun 1930-an, dua orang peneliti bidang kedokteran Inggris, Howard Walter Florey dan Ernst Boris Chain menemukan tulisan Fleming. Karena tertarik, mereka mengkaji kembali hasil kerja Fleming dan menyempurnakannya. Mereka mencoba memurnikan penicilin, lalu melakukan uji coba substansi itu kepada binatang di laboratorium . Setelah melalui serangkaian penelitian dan uji coba, pada tahun 1941 mereka mencoba penicillin pada manusia yang menderita sakit. Percobaan Howard dan Ernst dapat membuktikan bahwa penicilin punya potensi yang menakjubkan. Dengan meminta bantuan dan atas dorongan pemerintah Inggris dan Amerika, pabrik obat-obatan kini mulai terjun dan menaruh perhatian dan dengan cepat mengembangkan metode memproduksi penicillin dalam jumlah besar-besaran. Mulanya, penicillin cuma disediakan buat penggunaan para korban perang, tetapi tahun 1944 dapat digunakan oleh masyarakat sipil di Inggris dan Amerika. Pada tahun 1945, penggunaan penicillin sudah menyebar ke seluruh dunia. Penemuan penicillin yang pada awalnya tidak mendapatkan perhatian kemudian menggugah penelitia di bidang antibiotik lain. Sejak itu penggunaan penicillin telah menyelamatkan jutaan nyawa orang.

Atas temuannya tersebut, Alexander Fleming bersama dengan Howard Walter Florey dan Ernst Boris Chain mendapatkan penghargaan Hadiah Nobel Fisiologi atau kedokteran pada tahun 1945.


Tags: tokoh kesehatan,penicillin

Artikel Tokoh Kesehatan Lainnya

 
Mengenal Alexander Fleming penemu Penicillin (868 views)