pelayanan informasi obat

 


Golongan Obat Keras berdasarkan Abjad


SAGESTAM INJEKSI

Indikasi: Infeksi serius yang disebabkan kuman yang rentan, khususnya baksil Gr-.


SAIZEN

Indikasi: Kegagalan pertumbuhan pada anak yang disebabkan karena penurunan atau tidak adanya sekresi hormon pertumbuhan endogen, kegagalan pertumbuhan pada anak perempuan dengan disgenesis gonad (sindrom Turner) yang diketahui melalui analisis kromosom; gangguan pertumbuhan pada anak dengan BB lahir kecil untuk usia kehamilan; orang dewasa yang mengalami defisiensi hormon pertumbuhan yang jelas dengan awitan gejala yang timbul pada usia anak-anak ataupun dewasa


SALBUVEN

Indikasi: Asma bronkial, bronkitis kronis, emfisema.


SALIVON

Indikasi: Atrio reumatoid, kolitis ulseratif, kolitis Crohn.


SALOFALK

Indikasi: Penyakit radang usus, untuk pengobatan fase akut ringan s/d sedang & untuk mencegah kekambuhan.


SALTAM

Indikasi: Bronkospasme pada semua jenis asma bronkial, bronkitis kronik dan emfisema.


SAMSCA

Indikasi: Pengobatan pasien dewasa dengan hiponatremia sekunder karena sindrom sekresi hormon antidiuretik yang tidak sesuai (SIADH). Pengobatan hiponatremia hipovolemia yang signifikan secara klinis yang tidak dapat dikoreksi dengan restriksi cairan (Natrium serum < 125 mEq/L atau hiponatremia yang tidak jelas yang menimbulkan gejala pada pasien dengan gagal jantung).


SANDEPRIL 50

Indikasi: Depresi endogen.


SANEXON

Indikasi: Asma bronkial, rinitis alergi, urtikaria, ekszema, dermatitis, demam rematik akut, RA, anemia hemolitik didapat, idiopatik trombositopenik purpura pada orang dewasa, mieloblastosis, limfogranulomatosis, kolitis ulseratif, sindroma nefrotik, penyakit kulit, lupus eritematosus, dermatomiositis. Supresi respons imun setelah transplantasi, sebagai terapi tambahan sitostatik atau radioterapi, sebagai pengganti pada insufisiensi adrenokortikal primer dan setelah adrenalektomi.


SANEXON INJEKSI

Indikasi: Ketidaknormalan fungsi adrenorkotikal; gangguan alergi, kolagen,kulit, saluran cerna, hematologi, mata, pernafasan, dan reumatik; Pneyakit hati, saraf; hiperkalsemia yang berhubungan dengan neoplasma (atau sarkoidosis), inflamasi non reumatoid, sindrom nefrotik; penyakit neoplastik dan pernafasan; neurotrauma: Cedera pada sumsum tulang belakang; perikarditis, polip nasal, terapi syok yang disebabkan karena insuufisiensi adrenokortikal. tioiditis non supuratif. Terapi trikinosis. Pencegahan dan pengobatan untuk reaksi penolakan organ transplantasi.