pelayanan informasi obat

 


Golongan Obat Keras berdasarkan Abjad


UDOPA

Indikasi: Untuk mengatasi gangguan keseimbangan hemodinamik pd keadaan hipertensi akut atau syok krn infark miokard, trauma, septikemia endostoksik, gagal ginjal serta dekompensasi kordis kronik spt pada gagal jantung kongestif. Sebagai terapi penunjang sesudah bedah jantung terbuka dimana terjadi hipotensi persisten ssdh dilakukan koreksi hipovolemia.


ULCERID

Indikasi: Tukak duodenum, tukak lambung, sindroma Zollinger-Ellison. Pendarahan saluran cerna, erosi lambung, refluks esofagitis.


ULCRON

Indikasi: Tukak lambung & duodenum. Gastritis kronik.


ULMO

Indikasi: Lihat Pada dosis.


ULSICRAL

Indikasi: Terapi jangka pendek (sampai 8 minggu) tukak duodenum.


ULTRACET

Indikasi: Terapi jangka pendek untuk nyeri akut sedang sampai dengan berat.


ULZOL

Indikasi: Lihat Pada dosis.


URBASON

Indikasi: Reumatik dan penyakit reumatoid, asma bronkial, panyekit alergi dan inflamasi. Agranulisitosis, trombositopenia, anemia, hemolitik, mieloma, limfadenosis, limfogranuloma. Hepatitis, sindroma nefrotik, penyakit addison. Penurunan respon imun sesudah tranplantasi. Terapi tambahan dengan obat sitostatik atau pada radioterapi. Terapi pengganti pada insufisiensi adrenokortikal primer dan sesudah adrenolektomi.


URESIX

Indikasi: Edema, asites. Hipertensi ringan sedang (sebagai monoterapi atau kombinasi dengan antihipertensi lain).


URESIX INJEKSI

Indikasi: Terapi tambahan untuk edema paru akut. Kondisi yang membutuhkan diuresis cepat, dimana terapi oral tidak dapat diberikan.