pelayanan informasi obat

 


BEROTEC



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Boehringer Ingelheim Indonesia PT


Indikasi:

Lihat Pada dosis.


Komposisi:

Fenoterol HBr.


Dosis:

Inhaler episode asma akut 1 semprot, jika belum ada perbaikan sesudah 5 menit, berikan dosis ke-2. Jika serangan asma tidak dapat diatasi dengan 2 semprot, dosis mungkin perlu ditambah. Pencegahan asma yang dipicu oleh aktifitas fisik 1-2 semprot, maksimal 8 semprot/hari. Asma bronkial dan keadaan lain dengan penyempitan saluran nafas yang reversibel bila diperlukan pengulangan dosis, 1-2 semprot untuk tiap pemberian, maksimal 8 semprot/hari. Larutan inhalasi dewasa (termasuk lanjut usia) & anak > 12 tahun Episode asma akut 0.5 mL (10 tetes). Pada kasus berat pemberian dosis lebih tinggi: 1-1.25 mL (20-25 tetes) mungkin diperlukan. Pencegahan asma yang dipicu oleh aktifitas fisik 0.5 mL (10 tetes) tiap kali pemberian, sampai dengan 4 x/hari. Asma bronkial dan kondisi lainnya yang disertai penyempitan saluran nafas reversibel jika diperlukan pengulangan dosis 0.5 mL ( 10 tetes)/x sampai 4x/hari. Anak 6-12 tahun Episode asma akut 0.25-5 mL (5-10 tetes). Pada kasus berat, dapat diberikan sampai dengan 1 mL (20 tetes). Pencegahan asma yang dipicu oleh aktifitas fisik 0.5 mL (10 tetes)/x, sampai 4 x/hr. Asma bronkial dan kondisi lainnya yang disertai penyempitan saluran nafas reversible jika diperlukan pengulangan dosis: 0.5 mL (10 tetes)/x, sampai 4 x/hr. Anak < 6 th (BB<22 kg) 50 mcg/kgBB/dosis atau 5-20 tetes/dosis berikan sampai dengan 3 x/hr.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Kardiomiopati obstruktif hipertrofi, takiaritmia.


Perhatian:

Diabetes Melitus yang tak terkontrol, infark miokard yang belum lama terjadi, penyakit jantung organik atau gangguan vaskular yang berat, hipertiroid, feokromositoma, perburukan dispnea akut yang cepat. Hamil trimester 1, laktasi. Penggunaan jangka panjang perlu dievaluasi untuk menentukan diperlukannya tambahan obat antiinflamasi. Monitor kadar kalium serum. Larutan inhalasi: Tirotoksitosis, insufisiensi miokard, angina, disaritmia, hipertensi, stenosis aorta subvalvular hipertrofi.


Efek Samping:

Tremor halus pada otot rangka, gugup, sakit kepala, pusing, takikardi, palpitasi, batuk, iritasi lokal; mual, muntah, berkeringat, otot lemah, mialgia, kram otot. Hipokalemia serius pdt diakibatkan oleh terapi agonis 2.


Interaksi Obat:

Efek diperkuat oleh obat -adrenergik, antikolinergik, derivat xantin. Penurunan efek yang serius dapat terjadi jika diberikan bersama penyekat . Perhatian harus diberikan jika obat ini diberikan bersama dengan MAOI, anti depresan trisiklik. Inhalasi dari anestesi hidrokarbon terhalogenasi dapat meningkatkan kerentanan terhadap efek kardiovaskular oleh agonis .


Kemasan dan Harga:

Inhaler 100 mcg/semprot x 200 semprot x 10 mL x 1 (Rp116,490). Larutan inhalasi 0.1% x 50 mL x 1 (Rp194,920).


Kategori Kehamilan:

( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian BEROTEC


1. Total pencarian: 289
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk berotec: ,,Russian Federation