pelayanan informasi obat

 


CARDACE



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Sanofi Aventis PT


Indikasi:

Hipertensi. Gagal jantung kongestif sesudah infark miokard akut. Terapi tambahan pada diuretik dengan atau tanpa glikosida jantung. Untuk menurunkan risiko infark miokard, stroke, kematian kardio vaskular atau kebutuhan akan prosedur revaskularisasi pada pasien Diabetes Melitus dan usia lanjut, perokok, diketahui mikroalbuminuria atau adanya penyakit vaskular sebelumnya.


Komposisi:

Ramipril.


Dosis:

HipertensiAwal 2.5 mg 1 x/hr. Pemeliharaan: 2.5-5 mg/hr. Maks: 10 mg/hr. Pasien yang diterapi dengan diuretik bila mungkin, diuretik sebaiknya dihentikan 2-3 hari sebelum mulai terapi. Dosis awal: 1.25 mg/hr. Gagal jantung kongestif awal 1.25 mg 1 x/hr. maks: 10 mg/hr. Terapi sesudah infark miokard awal 2.5 mg 2 x/hr; pasien yang tidak dapat mentolerir dosis ini sebaiknya menggunakan dosis 1.25 mg 2 x/hr selama 2 hari. Dosis dapat ditingkatkan s/d maks 10 mg/hr selang waktu 1-3 hari.


Pemberian Obat:

Diberikan bersama atau tanpa makanan.


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap penghambat ACE. Riwayat edema angioneurotik; stenosis arteri ginjal bilateral atau unilateral; obstruksi inflow atau outlow ventrikel kiri yang berhubungan secara hemodinamik; hipotensi atau kondisi yang tidak stabil; penggunaan bersama membran dialisis fluktuasi tinggi atau afaresis LDL dengan dekstran sulfat. Hamil dan laktasi.


Perhatian:

Pasien dengan hiperstimulasi sistem renin-angiotensin, hipertensi maligna berat, gagal jantung, gangguan aliran ventrikel kiri, pra terapi dengan diuretik, pasien dengan defisiensi cairan atau garam. Stenosis arteri koroner atau pembuluh darah yang mensuplai otak. Gangguan hati atau ginjal, pasien yang mendapat transplantasi ginjal. Monitor fungsi ginjal terutama pada periode awal terapi; monitor K serum dan sel darah putih.


Efek Samping:

Hipotensi awal, mual, pusing, sakit kepala, mengantuk, batuk. Jarang, edema angioneurotik.


Interaksi Obat:

Pemberian dengan suplemen K atau obat hemat K meningkatkan risiko hiperkalemia. Dengan diuretik dan antihipertensi lain, nitrat, antidepresan trisiklik, dan anestesi dapat meningkatkan efek hipotensi. Dengan glukokortikoid atau laksatif meningkatkan risiko hipokalemia. Efek antihipertensi dikurangi oleh simpatomimetik vasopresor dan AINS. Alupurinol, imunosupresan, kortikosteroid, prokainamid, sitostatik dan obat lain dapat merubah profil darah. Dengan garam litium dapat meningkatkan kadar litium serum. Dapat meningkatkan efek obat antidiabetik. Penggunaan bersama heparin dapat meningkatkan kadar K serum. dapat meningkatkan efek alkohol.


Kemasan dan Harga:

Tablet 2.5 mg x 60 (Rp247,500). 5 mg x 60 (Rp365,000).


Kategori Kehamilan:

D ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian CARDACE


1. Total pencarian: 293
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk cardace: ,,Russian Federation