pelayanan informasi obat

 


DUPHASTON



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Abbott Indonesia PT


Indikasi:

Lihat Pada dosis.


Komposisi:

Dydrogesterone.


Dosis:

Infertilitas karena insufisiensi luteal 10 mg 2 xhr, mulai hari ke-11 sampai dengan 25 siklus, lalu dilanjutkan selama minimal 6 siklus berturut-turut. Abortus yang mengancam Awal 40 mg, lalu 10 mg tiap 8 jam hingga gejala membaik. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 10 mg tiap 8 jam jika gejala-gejala belum membaik. Abortus habitualis 10 mg 2 x/hr, mulai hari ke-11 sampai dengan 25 siklus, lalu dilanjutkan setelah terjadi konsepsi. Lanjutkan hingga kehamilan 20 minggu, lalu kurangi dosis secara bertahap. b>Amenore Berikan estrogen saja pda hari ke 1 sampai dengan 25 siklus haid, lalu tambahkan Duphaston 10 mg 2 x/hr pada hari ke 11 sampai dengan 25. Oligomenore 10 mg/hr selama 5 hari. Perdarahan uterus abnormal karena gangguan keseimbangan hormonal tanpa kelainan organik misalnya fibroid submukosa atau kanker rahim 10-20 mg 1-2 x/hr selama 5-10 hari. 10-20 mg 1 atau 2 x/hr pada hari ke-11 sampai dengan 25 siklus haid dan ulangi tiap siklus sesuai kebutuhan. Endometriosis 10 mg 2 x/hr pada hari ke-5 sampai dengan 25 siklus haid. Dismenore primer 10 mg 2 x/hr pada hari ke-5 sampai dengan 25 siklus haid. Terapi sulih estrogen 10 mg/hr selama 10-12 hari/bulan. 20 mg/hr selama 10-12 hari/bulan pada withdrawal bleeding.


Pemberian Obat:

Berikan dengan atau tanpa makanan.


Kontraindikasi:

Perdarahan abnormal vaginal yang tidak diketahui penyebabnya. Tromboflebitis atau tromboembolik. Sedang mengalami atau ada riwayat penyakit serebrovaskuler atau penyakit arteri koroner. Missed absortion. Diketahui atau diduga karsinoma payudara/organ genital. Penyakit atau gangguan fungsi hati, riwayat ikterus kolestatik atau pruritus selama hamil. Sindrom Dubin-Johnson & sindrom Rotor. Riwayat herpes pada kehamilan. Anemia sel sabit. Tumor hati jinak atau ganas selama terapi kontrasepsi oral.


Perhatian:

Lakukan pemeriksaan ginekologi, fisik dan mammogram secara berkala. Hentikan penggunaan obat ini pada kasus tromboemboli, stroke, infark miokard, adenoma hati, penyakit kandung empedu, dan hipertensi. Monitor adanya retensi cairan. Riwayat depresi psikis. Hindari penggunaan jangka lama. Laktasi dan kehamilan 4 bulan pertama.


Efek Samping:

Perdarahan, perubahan siklus haid, edema, perubahan berat badan.


Interaksi Obat:


Kemasan dan Harga:

Tablet 10 mg x 20 (Rp217,800).


Kategori Kehamilan:

( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian DUPHASTON


1. Total pencarian: 1
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk duphaston: Jakarta,Jakarta Raya,Indonesia