pelayanan informasi obat

 


FUTAXON



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Futamed Pharmaceuticals PT


Indikasi:

Profilaksis infeksi pra operasi; infeksi tulang, kulit dan jaringan lunak, abdomen ginjal dan saluran kemih; infeksi saluran napas terutama pneumonia dan infeksi THT; infeksi genital termasuk Gomore; meningitis septik.


Komposisi:

Ceftriaxone Na.


Dosis:

Meningitis dewasa dan anak >12 th 1-2 g 1 x/hr. anak 15 hr - 12 th dan bayi 20-80 mg/kgBB/hr. Anak dengan BB>50 kg dosis dewasa. Neonatus (<14 hr) 20-50 mg/kgBB/hr. Maks: 50 mg/kgBB/hr. Dosis Intra Vena = 50 mg/kgBB harus diberikan melalui infus sekurang-kurangnya selama 30 menit. Gomore 250 mg Intra Moskular sebagai dosis tunggal. Profilaksis peri operasi 1-2 g sebagai dosis tunggal selama 30-90 mnt.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap sefalosporin, ikterus neonatorum, hipoalbuminemia, asidosis.


Perhatian:

Dapat menyebabkan reaksi silang pada pasien yang hipersensitif terhadap panisilin. Tes hipersensitivitas terhadap penisilin dan sefalosporin harus dilakukan sebelum terapi; gangguan fungsi ginjal; riwayat penyakit saluran cerna terutama kolitis. Monitor waktu protombin pada pasien dengan gangguan sintesis vit K atau asupan vit K yang buruk. Penggunaan jangka lama dapat menyebabkan superinfeksi. Bayi atau neonatus dengan hiperbilirubinemia (terutama bayi prematur). Hamil dan laktasi.


Efek Samping:

Nyeri lokal dan indurasi pada tempat inj; ruam dan pruritus; eosinofilia, leukopenia hemolitik, trombositosis; mual, muntah, diare, disgeusia; peningkatan SGOT, SGPT, fostafase alkali, bilirubin, BUN; sakit kepala, pusing; vaginitis, moniliasis; berkeringat, diaforesis, leukositosis. limfositosis, monositosis, basofilia, peningkatan waktu protombin, ikterus, terbentuknya endapan dalam kandung empedu, glikosuria, hematuria, anafilaksis, bronkospasme, serum sickness, nyeri perut, kolitis, kembung, dispepsia, palpitasi, epistaksis, batu dalam sal empedu, agranulositosis, presipitasi ginjal, nefrolitiasis. Penggunaan bersama dengan kalsium dapat menyebabkan presipitasi ginjal, nefrolitiasis. Penggunaan bersama dengan kalsium dapat menyebabkan presipitasi pada paru dan ginjal serta kematian pada bayi atau neonatus.


Interaksi Obat:

Dapat meningkatkan efek antikoagulan dari warfarin. Aminoglikosida. Dapat meningkatkan risiko nefrotoksisitas dengan loop diuretik. Ekskresi obat ini dapat dikurangi oleh urikosurik-probenesid. Vankomisin dan flukonazol.


Kemasan dan Harga:

Bubuk injeksi (vial) 1 g x 1 + 10 mL pelarut (Rp160,000).


Kategori Kehamilan:

B ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian FUTAXON


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,