pelayanan informasi obat

 


INTEGRILIN



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Schering-Plough Ind. TBK PT


Indikasi:

Pasien dengan sindrom koroner akut, termasuk yang menjalani intervensi koroner perkutan. Pasien yang menjalani intervensi koroner perkutan, termasuk stenting intrakoroner.


Komposisi:

Eptifibatide.


Dosis:

Sindrom koroner akut dewasa dengan kreatinin serum <2 mg/dL 180 mcg/kg BB secara bolus Intravena, diikuti dengan infus 2.0 mcg/kgBB/mnt, sampai dengan 72 jam. Pasien dengan BB > 121 kg 22.6 mg secara bolus Intravena, dilanjutkan dengan infus dengan kecepatan maks 15 mg/jam. Dewasa dengan kreatinin serum 2-4 mg/dL 180 mcg/kgBB/mnt secara bolus Intravena, segera diikuti dengan infus 1 mcg/kgBB/mnt. Pasien dengan kreatinin serum 2-4 mg/dL dan BB > 121 kg maks 22.6 mg secara bolus Intravena, dilanjutkan oleh infus dengan kecepatan 7.5 mg/jam. Intervensi koroner perkutan dewasa dengan kreatinin serum < 2 mg/dL awal 180 mcg/kgBB secara bolus Intravena segera sebelum dilakukan intervensi koroner perkutan, dikuti dengan infus 2 mcg/kgBB/mnt dan bolus Intravena ke-2 sebesar 180 mcg/kgBB 10 menit sesudah pemberian bolus pertama. Lama pemberian infus min 12 jam. Pasien dengan BB >121 kg maks 22.6 mg secara bolus Intravena dilanjutkan oleh pemberian infus dengan kecepatan maks 15 mg/jam. Dewasa dengan kreatinin serum2-4 mg/dL dan BB >121 kg maks 22.6 mg/bolus, dilanjutkan oleh infus dengan kecepatan maks 7.5 mg/jam. Pada pasien yang akan menjalani bedah pintas koroner, pemberian infus eptibatide harus dihentikan sebelum pembedahan dilakukan.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Riwayat stroke 30 hari terakhir atau ada riwayat stroke hemoragik. Menjalani bedah mayor dalam 6 minggu terakhir. Riwayat diatesis hemoragik atau ada perdarahan abnormal aktif dalam 30 hari belakangan. Trombositopenia (< 100000 sel/mm≥). Waktu protrombin > 1.2 kali waktu kontrol atau INR (International Normalized Ratio) = 2. Hipertensi berat (Tekanan Darah sistolik > 200 mmHg atau Tekanan Darah diastolik > 110 mmHg yang tidak cukup dikendalikan dengan terapi antihipertensi). Gangguan hati yang signifikan secara klinis. Pemberian bersama dengan penghambat glikoprotein IIb/IIIa parenteral lain. Ketergantungan pada dialisis ginjal.


Perhatian:

Perdarahan, insufisiensi ginjal, trombositopenia (trombosit < 100000/mm≥). Penggunaan bersama trombolitik, antikoagulan oral, AINS, dipiradamol. Hindari penggunaan bersama dengan penghambat reseptor glikoprotein Iib/IIIa. Lakukan tes hematokrit atau hemoglobin, hitung trombosit, kreatinin serum dan waktu protombin sebelum terapi, serta waktu pembekuan darah selama terapi. Anak. Hamil dan laktasi.


Efek Samping:

Perdarahan, Perdarahan intrakranial dan stroke, trombositopenia, reaksi alergi.


Interaksi Obat:

Antikoagulan oral, larutan dekstran, adenosin, sulfinpirazon, prostasiklin, AINS, dipiradamol, tiklopidin, klopidogrel, heparin yang berat molekul rendah, streptokinase.


Kemasan dan Harga:

Vial (untuk injeksi bolus) 2 mg/mL x 10 ML (Rp700,000). Vial (untuk infus Intravena) 0.75 mg/mL x 100 mL (Rp1,550,000).


Kategori Kehamilan:

B ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian INTEGRILIN


1. Total pencarian: 245
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk integrilin: ,,France