pelayanan informasi obat

 


LACTOR



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Phapros Tbk


Indikasi:

Penatalaksanaan jangka pendek untuk nyeri cukup berat yang membutuhkan analgesik setingkat opiat, biasanya nyeri pasca operasi.


Komposisi:

Ketorolac tromethamine.


Dosis:

Dewasa awal 10 mg, kemudian dilanjutkan dengan dosis 10-30 mg tiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis harian total: Lanjut usia 60 mg, Non-lanjut usia 90 mg.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Riwayat tukak peptik atau perdarahan saluran cerna; diduga atau diketahui perdarahan serebrovaskuler; diatesis hemoragik termasuk gangguan koagulasi darah; sindrom polip hidung komplit atau parsial; angioedema atau bronkospasme; terapi bersama dengan obat AINS, okspentifilin, probenesid atau garam litium, antikoagulan atau heparin dosis rendah, asetosal; hipovolemia atau dehidrasi; gangguan ginjal sedang atau berat (kreatinin serum > 160 mokromol/L); riwayat asma; pasien pasca operasi dengan resiko tinggi perdarahan atau hemotasis inkomplit. Tidak untuk analgesik profilaksis pra-atau intra-operasi. Hamil dan laktasi. Anak < 16 th.


Perhatian:

Gangguan ginjal, jantung, atau hati, dikompensasi jantung atau hipertensi. Lanjut usia > 65 th, dan pasien dalam kondisi lemah.


Efek Samping:

Edema, kenaikan BB, demam, infeksi, astenia. Hipertensi, palpitasi, pucat, sinkop. Pruritus, ruam, urtikaria. Mual, dispepsia, nyeri GI, diare, konstipasi, kembung, perasaan penuh pada GI, stomatitis, gastritis, perdarahan rektum, sendawa, anoreksia, peningkatan nafsu makan. Purpura, epistaksis, anemia, eosinofilia. Sakit kepala, mengantuk, pusing, berkeringat, gemetar, mimpi abnormal, halusinasi, euforia, gejala ekstrapiramidal, vertigo, parestesia, depresi, insomnia, gelisah, rasa haus yang berlebihan, mulut kering, pikiran terganggu, tidak mampu berkonsentrasi, hiperkinesis, pingsan. Sesak napas, edema paru, rinitis, batuk. Gangguan pada indera perasa, gangguan daya penglihatan, telinga berdenging, kehilangan pendengaran. Hematuria, proteinuria, oliguria, retensi urin, poliuria, peningkatan frekuensi BAK. Nyeri pada tempat injeksi.


Interaksi Obat:

AINS, asetosal, antikoagulan, furosemid, penyekat , ACE inhibitor, glikosida jantung, metotreksat, probenesid, siklosporin, mifepriston, kortikosteroid, kuinolon, diuretik, okspentifilin, litium.


Kemasan dan Harga:

Amp 30 mg/mL x 1 mL x 6 (Rp153,041).


Kategori Kehamilan:

C, D (pada trimester 3 atau menjelang persalinan). ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian LACTOR


1. Total pencarian: 2
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk lactor: ,,Indonesia