pelayanan informasi obat

 


LAMDA



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Pharos Indonesia PT


Indikasi:

Gangguan ritme jantung yg serius & tdk dpt diatasi secara peroral, spt ggn ritme atrium dg ritme ventrikel cepat, sindrom takikardi Wolf-Parkinson-white, ggn ritme simtomatik yg didokumentasikan & kelainan ritme ventrikel.


Komposisi:

Amiodarone HCI.


Dosis:

Awal 5 mg/kg BB dlm larutan infus IV glukosa selama 20 mnt hingga 2 jam & ulangi 2 atau 3 x per 24 jam. Pemeliharaan: 10-20 mg/kg BB/hr (umum: 600-800 mg/24 jam hingga 1.2 g/24 jam) dlm 250 lar glukosa. Diberikan via rute vena sentral. Diganti dg obat peroral: 3 tab/hr mulai dr hr pertama pemberian infus. Dpt ditingkatkan hingga 4 atau 5 tab/hr.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas tdh yodium atau amiodaron. Sinus bradikardi & blok jantung SA tanpa protesis. Peny sinus tanpa protesis (kemungkinan sinus arrest), gangguan konduksi tingkat tinggi tanpa protesis, hipertiroid, kolaps sirkulasi, hipotensi berat. kombinasi dg antiaritmia yg menginduksi torsades de pointes. Hamil trimester 2 & laktasi. Anak <3 thn.


Perhatian:

Hipokalemia. Monitor EKG, TD, & fungsi hati secara berkala. Anestesi, gawat pernapasan akut ssdh pembedahan. Kombinasi dg antiaritmia golongan yg sama; obat dg efek inotropik negatif atau efek bradikardi &/ atau konduksi AV lambat.


Efek Samping:

Flebitis superfisial; rasa panas & kemerahan pd wajah, berkeringat, mual, kerontokan rambut, penurunan TD sementara dlm derajat sedang bradikardi. Peningkatan transaminase serum gawat napas akut. Jarang; efek pro aritmia, peny hati akut & kronik selama terapi jangka lama. syok anafilaksis, hipertensi intrakarnial jinak (pseudomotor serebri), bronkospasme, & atau apnea dlm kegagalan pernapasan berat pd asma.


Interaksi Obat:

Antiaritmia kelas 1a & III, bepiridil, sisaprid, difemanil, eritromisin IV, mizolastin, vinkamin IV, sultropid, sparfloksasin. Neuroleptik yg menginduksi torsades de pointes, halofantrin, mosifloksasin, pentamidin, diltiazem inj, golongan penyekat selain sotalol & esmolol. Meningkatkan efek antikoagulan oral. Meningkatkan kadar siklosporin, fenitoin dlm darah. Diltiazem per oz, digitalis, esmolol, obat hipokalemik, obat bradikardi.


Kemasan dan Harga:

Larutan infus (amp) 50 mg/mL x 3 mL x 5 (Rp125,000).


Kategori Kehamilan:

D ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian LAMDA


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,