pelayanan informasi obat

 


LAMIROS



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Pharos Indonesia PT


Indikasi:

Terapi ajuvan atau monoterapi pada pengobatan epilepsi, kejang parsial dan umum, misalnya kejang tonik-klonik yang disertai sindrom lennox-Gastaut.


Komposisi:

Lamotrigine.


Dosis:

Epilepsi dewasa > 12 th Monoterapi: Dosis awal: 25 mg 1 x/hr selama 2 minggu dilanjutkan dengan 50 mg 1 x/hr selama 2 minggu, dapat ditingkatkan sebesar maks 50-100 mg tiap 1-2 minggu. Dosis pemeliharaan: 100-200 mg 1 x/hr atau dalam 2 dosis terbagi. Terapi Add-on dengan valproat: dosis awal: 12.5 mg, diberikan 25 mg tiap 2 hr sekali selama 2 minggu, dapat ditingkatkan sebesar maks 25-50 mg tiap 1-2 minggu. Dosis pemeliharaan: 100-200 mg 1 x/hr atau 2 dosis terbagi. pasien yang menggunakan obat antiepilepsi lain (kecuali valproat) secara bersamaan dosis awal: 50 mg 1 x/hr selama 2 minggu, lalu 100 mg/hr diberikan dalam 2 dosis terbagi selama 2 minggu, dapat ditingkatkan sebesar maks 100 mg tiap 1-2 minggu. Dosis pemeliharaan: 200-400 mg/hr dalam 2 dosis terbagi. Pasien yang sedang menggunakan okskarbazepin tanpa obat golongan penginduksi atau inhibitor lain dosis awal: 25 mg 1 x/hr selama 2 minggu, dilanjutkan dengan 50 mg/hr selama 2 minggu; dapat ditingkatkan sebesar maks 50-100 mg tiap 1-2 minggu. Dosis pemeliharaan: 100-200 mg 1 x/hr atau dalam 2 dosis terbagi.


Pemberian Obat:

Berikan bersama atau tanpa makanan.


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap lamotrigin.


Perhatian:

Efek samping pada kulit dapat terjadi dalam waktu 8 minggu pertama sesudah terapi dimulai. Hentikan penggunaan pada pasien yang mengalami ruam kulit akibat obat. Penghentian terapi secara mendadak dapat memicu timbulnya 'rebound seizure', kemungkinan mengganggu metabolisme folat selama penggunaan jangka lama. Pantau manifestasi hipersensitivitas. Pasien dengan gagal ginjal. Hamil dan laktasi. Anak.


Efek Samping:

Ruam kulit, demam, limfadenopati. Neutropenia, leukopenia, anemia, trombositopenia, pansitopenia, anemia aplastik, agranulositosis; iritabilitas (mudah marah), agresi, kedutan, halusinasi dan kebingungan mental. Sakit kepala, mengantuk, insomnia, pusing, tremor, ataksia. Diplopia, penglihatan kabur, konjungtivitas. Mual, gangguan saluran cerna seperti muntah dan diare. Peningkatan nilai tes fungsi hati, gangguan fungsi hati, gagal hati. Reaksi yang menyerupai lupus. Rasa lelah.


Interaksi Obat:

Obat antiepilepsi (misalnya fenitoin, karbamazepin, fenobarbiton dan primidon) meningkatkan metabolisme lamotrigine. Valproat menurunkan metabolisme lamotrigine.


Kemasan dan Harga:

Tablet 50 mg x 3 x 10. 100 mg x 3 x 10.


Kategori Kehamilan:

C ( Lihat Detail )


Golongan Obat:


Statistik pencarian LAMIROS


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,