pelayanan informasi obat

 


LUFTEN



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Pharos Indonesia PT


Indikasi:

Pasien skizofrenia yang tidak responsif atau intoleransi terhadap obat neuroleptik klasik. Menurunkan risiko kecenderungan bunuh diri secara berulang.


Komposisi:

Clozapine.


Dosis:

12.5 mg 1 - 2 x/hr pada hari ke 1, diikuti dengan peningkatan secara perlahan dari 25-50 mg sampai 300-450 mg/hr, diberikan dalam dosis terbagi. Maks: 600 mg/hr, bahkan sampai dengan 900 mg/hr.


Pemberian Obat:

Berikan bersama atau tanpa makanan.


Kontraindikasi:

Riwayat reaksi toksik atau granulositopenia/agranulositosis yang dipicu oleh reaksi idiosinkrasi obat (kecuali akibat kemoterapi sebelumnya); gangguan fungsi sumsum tulang; epilepsi tak terkontrol; psikosis alkoholik dan psikosis toksik lain, intoksikasi obat, kondisi komatosis; kolaps sirkulasi; depresi Saluran Saraf Pusat; gangguan ginjal atau jantung berat, penyakit hati aktif yang disertai dengan mual, anoreksia atau ikterus; penyakit hati progresif, gagal hati.


Perhatian:

Penggunaan harus dibatasi untuk pasien skizofrenia yang resisten terhadap terapi dengan hasil leukosit normal dan dimana pemeriksaan leukosit perlu dilakukan. Penggunaan bersama obat dengan potensi menimbulkan penekanan fungsi sumsum tulang dan antipsikotik depot kerja lama harus dihindari. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin. Riwayat kejang; adanya gangguan kardiovaskular atau gangguan ginjal, pembesaran prostat, glaukoma sudut sempit, konstipasi kronik; eosinofilia, trombositopenia, gejala hiperglikemia atau disfungsi hati. Hamil, laktasi. Pasien lanjut usia, anak.


Efek Samping:

Granulositopenia, agranulositosis, trombositopenia, eosinofilia, leukositisis, leukemia (kasus khusus); kelelahan menyeluruh, mengantuk, pusing, sakit kepala, bingung, gelisah,agitasi, delirium, perubahan EEG, kekakuan mioklonik, kejang, rigiditas, tremor, akatisia, sindromneuroleptik maligna dan diskinesia tardif; mulut kering atau hipersalivasi, penglihatan kabur, gangguan berkeringat dan pengaturan suhu tubuh; takikardi, hipotensi postural, hipertensi, kolaps sirkulasi darah (jarang), kelainan EKG, aritmia jantung (kasus khusus), perikarditis,, miokarditis, tromboemboli (jarang); disfagia, aspirasi, depresi pernapasan atau henti napas (jarang); mual, muntah, konstipasi, ileus, hepatitis, ikterus kolestatik atau pankreatitis akut, pembesaran kelenjar parotis (sangat jarang), nekrosis hepatik, fulminan; inkontinensia atau retensi urin, priapismus, nefritis interstisial akut (kasus khusus); hipertermia benigna, hiperglikemia, peningkatan enzim CPK, peningkatan BB, reaksi kulit, kematian mendadak (kasus khusus).


Interaksi Obat:

Alkohol, MAOI dan depresan Saluran Saraf Pusat seperti narkotik, antihistamin, benzodiazepin, obat antikolinergik, obat antihipertensi, adrenalin, obat dengan efek depresi pernapasan, asam valproat, omeprazol, simetidin, eritromisin, rifampisin, fenitoin, karbamazepin, selective seronitin reuptake inhibitors (SSRI), fluvoksmin, litium, antimikotik azol, penghambat protease, kafein, nikotin.


Kemasan dan Harga:

Tablet 25 mg x 50 (Rp220,000). 100 mg x 50 (Rp715,000).


Kategori Kehamilan:

B ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian LUFTEN


1. Total pencarian: 4
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk luften: ,,Indonesia