pelayanan informasi obat

 


NATRIUM PHENYTOIN



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Phapros Tbk


Indikasi:

Mengendalikan status epileptikus dari kejang grand mal. Pencegahan dan pengobatan kejang selama bedah saraf.


Komposisi:

Phenytoin Na.


Dosis:

Dewasa 100 mg 3-4 x/hr atau 300 mg 1 x/hr. Anak awal 5 mg/kgBB/hr dalam 2-3 dosis terbagi. Maks: 300 mg/hr. Dosis pemeliharaan: 4-8 mg/kg BB/hr. Anak >6 th dapat diberikan dosis dewasa minimal (300 mg/hr). Status epileptikus 150-250 mg secara IV lambat, bila perlu, dilanjutkan dengan 100-150 mg 30 mnt kemudian. Bedah saraf Dosis profilaksis: 100-200 mg IM tiap 4 jam dan pasca operasi.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas terhadap fenitoin atau hidantoin lain. Kejang akibat hipoglikeia atau kejang lainnya yang tidak diketahui penyebabnya.


Perhatian:

Kurangi dosis secara bertahap pada saat mengurangi, menghentikan pemberian dosis, atau mengganti dengan jenis antikonvulsan lainnya. Gangguan fungsi hati, diskrasia darah, pasien lanjut usia dan pasien dalam kondisi lemah. Dapat meningkatkan kadar glukosa pada pasien dengan diabetes. Hipotensi, insufisiensi miokard berat.


Efek Samping:

Nistagmus, ataksia, bicara yang tidak jelas, kebingungan mental, pusing, insomnia, gugup, sentakan motorik, sakit kepala; mual,muntah, konstipasi, hepatitis toksik, kerusakan hati; ruam morbiliforn; trombositopenia, leukopenia, granulositopenia, agranulositosis, pansitopenia, makrositosis, anemia megaloblastik, limfadenopati; wajah kasar, pembesaran bibir, hiperplasia gingiva, hirsutisme, penyakit Peyronie, periarteritis nodosa, sindrom hipersensitivitas, lupus eritematosus sistemik, imunoglobulin abnormal.


Interaksi Obat:

Alkohol, amiodaron, kloramfenikol, klordiazepoksid, diazepam, dikumarol, disulfiram, estrogen, antagonis H2, halotan, INH, metilfenidat, fenotiazin, fenilbutazon, salisilat, suksinimid, sulfonamid, tolbutamid, tradozan. Karbamazepin, reserpin, sukralfat. Fenobarbital, Na valproat, asam valproat. Antidepresan trisiklik, kortikosteroid, antikoagulan kumarin, digitoksin, doksisiklin, estrogen, furosemid, kontrasepsi oral, kuinidin, rifampisin, teofilin, vit D.


Kemasan dan Harga:

Larutan untuk Injeksi (amp) 50 mg/mL x 2 mL x 10 (Rp439,709).


Kategori Kehamilan:

D ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian NATRIUM PHENYTOIN


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,