pelayanan informasi obat

 


PROFENID



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Sanofi Aventis PT


Indikasi:

Tablet, kapsul, supp Reumatisme inflamatorik kronik, reumatisme abartikular, serangan gout atau kondrokalsinosis; artritis gout dan poliartritis; skiatika dan nyeri punggung bawah; eksaserbasi kongestif pada Osteoartritis. Gel Trauma ringan terutama cedera pada saat olahraga, keseleo, tendinitis, gangguan pada otot dan tendon, pembengkakan dan nyeri pasca trauma.


Komposisi:

Ketoprofen.


Dosis:

Tab 100 mg 2-3 x/hr, diberikan pada saat makan. Kaps 100-200 mg 1 x/hr, tergantung BB pasien dan beratnya gejala. Amp 100-200 mg/hr secara IM. Supp masukkan 1 supp pada malam hari disertai dengan penggunaan preparat oral. Jika digunakan sendiri (monoterapi), dosis anjuran 1 supp 2 x/hr. Gel dewasa oleskan 2 x/hr. Lama terapi maks: 7 hr.


Pemberian Obat:

Berikan segera sesudah makan. Telan utuh, jangan dikunyah/dihancurkan.


Kontraindikasi:

Tab, kaps, dan Supp Pasien yang mengalami asma atau alergi karena aspirn atau OAINS lain. Tukak peptik aktif, insufisiensi hati dan ginjal berat, hamil trimester 3, riwayat rektitis atau proktoragia (pada pemberian per rektal). Gel Riwayat asma bronkial atau penyakit alergi atau asma bronkial aktif. Dermatosis eksudatif, eksim atau luka terbuka pada kulit, lesi kulit yang terinfeksi. Jangan digunakan pada mata atau lapisan mukosa. Laktasi.


Perhatian:

Tablet dan Kapsul kejadian trombotik kardiovaskuler, hipertensi, gagal jantung kongestif dan edema. Efek pada saluran cerna: resiko ulserasi, perdarahan dan perforasi saluran cerna. Riwayat tukak peptik. Penyakit menular. Pada awal terapi, fungsi ginjal harus dipantau secara hati hati pada pasien gagal jantung, sirosis dan nefrosis; gangguan ginjal kronik. Pada pasien dengan hasil tes fungsi hati yang abnormal atau dengan riwayat penyakit hati, kadar transaminase harus dievaluasi secara periodik, terutama selama terapi jangka panjang. Jarang: ikterus dan hepatitis. Jika terjadi gangguan penglihatan, seperti penglihatan kabur, penggunaan obat ini harus dihentikan. Gel ruam kulit, riwayat perdarahan saluran cerna, tukak peptik, penyakit inflamasi saluran cerna atau gangguan ginjal berat. Laktasi.


Efek Samping:

Tab, Kaps, Supp efek pada saluran cerna, reaksi hipersensitivitas (reaksi dermatologi, reaksi saluran napas, reaksi anafilaksis termasuk syok), reaksi kulit, saluran saraf pusat dan sistem saraf perifer, gangguan kejiwaan, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan sistem ginjal, gangguan sistem hati, gangguan hematologi, gangguan sistem kardiovaskuler, tubuh secara keseluruhan: sakit kepala, edema, BB meningkat, gangguan pengecapan. Gel Reaksi alergi pada kulit termasuk pruritus dan eritema terlokalisir.


Interaksi Obat:

Tab, Kaps dan Supp OAINS lain, antikoagulan oral, heparin parental, tiklopidin, litium, metotreksat, diuretik, pentoksifilin, obat anti hipertensi (penyekat , penghambat angiotensin converting enzyme, diuretik) trombolitik, probenesid, gemeprost, IUD. Gel Interaksi tidak sering terjadi karena rendahnya kadar obat dalam serum pada pemberian topikal.


Kemasan dan Harga:

Kapsul lepas terkontrol 200 mg x 50 (Rp439,360). Tab salut enterik 100 mg x 100 (Rp414,333). Amp (IM) 100 mg/2 mL x 2 mL x 6 (Rp152,368). Gel 2.5 % x 30 g x 1 (Rp46,310). Supp 100 mg x 10 (Rp107,166).


Kategori Kehamilan:

Oral: B, D (pada trimester 3 atau menjelang persalinan). ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian PROFENID


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,