pelayanan informasi obat

 


REXIDRON



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Novell Pharmaceutical PT


Indikasi:

Fibrilasi ventrikel rekuren yg mengancam jiwa & takikardi ventrikuler yg tdk stabil secara termodinamik.


Komposisi:

Amiodarone HCI.


Dosis:

Awal 600 mg, dpt dilanjutkan hingga 8-10 hr. Pemeliharaan: 100-400 mg/hr. Dpt diberikan secara berselang seling: 200 mg tiap 2 hr sekali.


Pemberian Obat:

Diberikan bersama atau tanpa makanan.


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas tdh yodium atau amiodaron; Sinus bradikardi & blok SA jantung. Sindrom sick sinus kecuali jika digunakan dg suatu alat pacu jantung; ggn fungsi tiroid; ggn konduksi tingkat tinggi; blok AV. Hamil & laktasi.


Perhatian:

Pasien yg sdg mendapat terapi MAOI dr medikasi bradikardi spt golongan penyekat & antagonis kalsium; penggunaan bersama digitalis atau digoksin. Monitor waktu protrombin pd terapi antikoagulan. Hindari paparan thd sinar matahari. Ada riwayat personal atau dlm keluarga thd gangguan tiroid. Anak, lanjut usia.


Efek Samping:

Mikrodeposit korneal, fotosensitivitas; hipotiroid, hipertiroid, toksisitas paru; sakit kepala,lemas, mialgia, tremor, ataksia, parestesia; bradikardia yg berhubungan dg pemberian dosis; ggn pencernaan yg bersifat jinak, alopesia, epididimitis.


Interaksi Obat:

Peningkatan rasioa torsade de pointes yg berpotensi letal pd pemberian dg antiaritmia & non antiaritmia; ggn otomatisitas & konduksi pd pemberian dg penyekat & golongan penghambat kanal kalsium tertentu; hipokalemia dg obat laktasif stimulan, diuretik, kortikosteroid, tetrakosaktid, amfoterisin B IV. Dg antikoagulan oral akan meningkatkan resiko perdarahan. Dg digitalis akan menyebabkan ggn otomatisitas & konduksi AV. meningkatkan kadar fenitoin & siklosporin plasma. Komplikasi yg berpotensi berat, bradikardi yg tdk responsif thd atropin, hipotensi, ggn konduksi, penurunan cardiac output pd pemberian bersama dg obat anestesi umum & terapi okesigen.


Kemasan dan Harga:

Tab 200 mg x 3 x 10 (Rp120,000).


Kategori Kehamilan:

D ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian REXIDRON


1. Total pencarian: 2
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk rexidron: ,,Indonesia