pelayanan informasi obat

 


STABACTAM



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Fahrenheit c/o Pratapa Nirmala PT


Indikasi:

Terapi infeksi saluran napas atas dan bawah, infeksi saluran kemih, peritonitis, kolestitis, kolangitis dan infeksi intraabdominal lain, infeksi kulit dan jaringan lunak.


Komposisi:

Sulbactam Na 500 mg, cefoperazone Na 500 mg.


Dosis:

Dewasa 2-4 g/hr tiap 12 jam. Dosis dapat ditingkatkan s/d 8 g/hr pada infeksi berat atau refrakter. Dosis harian maks: 4 g. Anak 40-80 mg/kgBB/hr dalam dosis terbagi diberikan tiap 6-12 jam. Dosis dapat ditingkatkan s/d 160 mg/kgBB/hr pada infeksi berat atau refrakter dalam 2-4 dosis terbagi rata. Neonatus dapat diberikan pada minggu pertama kehidupan tiap 12 jam. maks: 80 mg/kgBB/hr.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Hipersensitif terhadap penisilin, sulbaktam, sefoperazon atau sefalosforin lain.


Perhatian:

Defisiensi vit K pada pasien dengan diet buruk, status malabsropsi (fibrosis kistik) dan pemberian nutrisi parental (IV) dalam waktu lama. Monitor waktu protrombin dan pada pasien yang sedang mendapat terapi antikoagulan. Pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak peka (pada penggunaan jangka lama). Monitor gangguan fungsi sistem organ secara periodik selama terapi jangka panjang, misalnya terhadap ginjal, hati dan sistem hematopoietik. Hamil dan laktasi. Anak. Dapat mengganggu kemampuan untuk mengemudi atau menjalankan mesin.


Efek Samping:

Diare, mual, muntah, ruam makulopapular, urtikaria, demam akibat obat, neutropenia, reversibel, penurunan kadar hemoglobin atau hematokrit, eosinofilia sementara, trombositopenia, hipoprotrombinemia, anemia hemolitik, sakit kepala, demam, nyeri pada tempat injeksi, menggigil, peningkatan SGOT/SGPT sementara, peningkatan kadar alkalin fostafase dan bilirubin.


Interaksi Obat:

Alkohol, reaksi positif palsu pada hasil pemeriksaan urin dapat terjadi pada pemeriksaan dengan lar Benedict atau Fehling.


Kemasan dan Harga:

Vial 1 g x 1 + 1 vial 5 mL (pelarut) (Rp125,000).


Kategori Kehamilan:

( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian STABACTAM


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,