pelayanan informasi obat

 


VERDIX



DISCLAIMER: All information is must be confirmed before use. Vmedika.com make no claims of the accuracy of the information contained herein; and these suggested doses are not a substitute for clinical judgement. Neither VMedika.com Gateway nor any other party involved in the preparation or publication of this site shall be liable for any special, consequential, or exemplary damages resulting in whole or part from any user's use of or reliance upon this material.

Produsen:

Pharos Indonesia PT


Indikasi:

Terapi jangka pendek untuk bekteremia dan septikemia (termasuk sepsis neonatus); infeksi serius saluran nafas, tulang dan sendi, susunan saraf pusat (termasuk meningitis), kulit dan jaringan lunak; infeksi intra abdonminal (termasuk peritonitis); luka bakar dan infeksi pasca operasi (termasuk pasca bedah vaskular); Infeksi saluran kemih rekuren, terkompilkasi dan serius; Infeksi saluran kemih tak terkomplikasi; infeksi karena stafilokokus.


Komposisi:

Amikacin sulfate.


Dosis:

Dewasa, anak dan bayi 15 mg/kg BB/hr dibagi dalam 2-3 dosis, diberikan dengan interval terbagi rata, misalnya 7.5 mg/kg tiap 12 jam atau 5 mg/kg tiap 8 jam. Maksimal: 1.5 mg/hr untuk taraf yang lebih berat. Bayi prematur 7.5 mg/kg BB tiap 12 jam. Bayi baru lahir 10 mg/kg BB sebagai dosis muatan, lalu 75 mg/kg BB tiap 12 jam. Bayi >2 minggu dan anak 7.5 mg/kg BB tiap 12 jam atau 5 mg/kg BB tiap 8 jam. Dosis diberikan secara intra muskular. Lama terapi yang lazim: 7-10 hari. Dosis harian total maksimal : 15-20 mg/kg BB.


Pemberian Obat:


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas.


Perhatian:

Penggunaan bersama atau serial dari obat yang bersifat ototoksik atau nefrotoksik secara sistemik atau topikal; sefalosporin. Pasien harus dalam kondisi kecukupan cairan tubuh; fungsi ginjal harus dinilai sebelum mulai terapi. Jika tanda-tanda iritasi ginjal (silinder,lekosit, eritrosit, atau albumin) muncul, hidrasi perlu ditingkatkan. Kurangi dosis jika tanda lain dari gangguan fungsi ginjal muncul (misalnya penurunan bersihan kreatinin, gravitas spesifik urin, Peningkatan BUN, kreatinin atau oliguria). Hentikan jika terjadi peningkatan azotemia atau penurunan progresif volume urin. Kemungkinan terjadi blokade neuromuskular atau paralisis pernapasan jika diberikan bersama dengan zat anestesi atau penyekat neuromuskular. Gangguan pada otot misalnya miastenia gravis atau parkinsonisme. Alergenisitas silang dengan aminoglikosida lain. Pertumbuhan berlebihan dari organisme yang tidak peka. pemberian bersama antibiotik laktam (penisilin atau sefalosporin). Hindari penggunaan dengan diuretik kuat ( asam etakrinat atau furosemid). Hamil dan laktasi. Bayi prematur atau neonatus. Lanjut usia.


Efek Samping:

Kehilangan daya pendengaran, kehilangan keseimbangan, gangguan pendengaran terhadap nada frekuensi tinggi.Paralisis muskular akut, apnea. Peningkatan kreatinin seerum, albuminuria, adanya sel darah merah dan sel darah putih, silinder, azotemia, oliguria. Jarang, ruam kulit, demam karena obat, sakit kepala, parestesia, tremor, mual, muntah eosinofilia, artralgia, anemia, hipotensi, hipomagnesemia.


Interaksi Obat:

Obat lain yang berpotensi nefrotoksik atau ototoksik. Diuretik kerja cepat khususnya yang diberikan secara intra vena seperti furosemid, asam etakrinat. Penggunaan intraperitoneal tidak direkomendasikan bersama dengan obat anestesi atau obat relaksan otot (termasuk eter, halotan, a tubokurarin, suksinilkolin, dekametonium). Indometasin. Obat jenis penisilin.


Kemasan dan Harga:

Injeksi (vial) 250 mg/mL x 2 mL x 1.


Kategori Kehamilan:

D ( Lihat Detail )


Golongan Obat:

G- Obat Keras (Diperoleh dengan resep Dokter).


Statistik pencarian VERDIX


1. Total pencarian: 0
2. Lokasi pencarian terbanyak untuk : ,,